Selasa, 13 September 2016

Kelemahan Menjadi Reseller Dalam Bisnis Online / Offline

Kelemahan Menjadi Reseller dalam Bisnis - Halo semuanya, lama juga saya sudah tidak update blog ini lagi. Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagai kepada Anda apa sih yang menjadi kelemahan kalau kita jadi reseller? Seperti pada artikel sebelumnya saya sudah menjelaskan pengertian dari reseller. Reseller diartikan sebagai menjual barang kembali. Barang siapa yang dijual? Barang yang dijual yaitu barang - barang yang mempunyai nilai jual. Selengkapnya kamu bisa baca disini yah "Pengertian Reseller Dalam Bisnis Online". Oke, sekarang mari kita kembali ke topik, apa sih kelemahan kalau kita jadi reseller? Selengkapnya bisa kamu baca di bawah ini



Resiko Yang Tinggi

Kelemahan pertama jika kamu menjadi reseller adalah resiko yang sangat tinggi. Kenapa saya bilang resikonya tinggi? Karena dalam kasus ini, kamu harus menyetok barang untuk dijual kembali kepada konsumen. Nah, tingginya resiko adalah bagaimana jika produk atau barang yang sudah kamu stok tiba - tiba gak laku? atau perputaran modalnya lambat? Disinilah hal yang harus kamu pikirkan matang - matang sebelum kamu memutuskan untuk menjadi reseller satu atau beberapa produk yang ingin kamu jual. Akan tetapi, dibalik resiko yang tinggi, keuntungan menjadi reseller juga banyak loh, karena kalau kamu bisa keluar dari zona tersebut, maka pundi - pundi uang akan terus mengalir ke rekeningmu hehehe..

Modal Yang Besar

Yep, yang kedua sudah jelas modal yang digunakan tidak sedikit. Jika pada dropshipper kamu hanya memerlukan modal untuk melakukan promosi barang, nah ketika kamu menjadi reseller kamu harus menyetok barang / produk yang ingin kamu jual. Hal tersebut tentunya menggunakan modal yang besar. Walaupun modal yang besar, seperti yang saya katakan di atas, jika kamu mempunyai strategi bisnis yang kreatif, maka modal besar bukan lagi halangan bagi kamu.

Harus Banyak Mikir

Nah, ketika kamu memutuskan untuk memulai usaha sendiri melalui sistem reseller, kamu juga harus mikir strategi bagaimana barang / produk yang nantinya kamu juga bisa mendapatkan kepercayaan dari konsumen dan tentunya dapat sering terjadi repeat order / order lagi. Kenapa saya bilang reseller harus banyak mikir? ya karena kamu harus memutar modal yang sudah kamu tanam pada barang / produk yang mau kamu jual. Sedangkan pada dropshipper, kamu gak perlu terlalu banyak mikir, karena yang kamu lakukan hanya promosi, kalau gak dapat konsumen yasudah tidak ada resiko sama sekali, karena kamu tidak menanam modal pada barang / produk yang kamu jual

Saya, rasa cukup sekian dulu yang dapat saya berikan tentang "Kelemahan Menjadi Reseller", jika para pembaca ada masukkan, boleh ditambahkan di komentar, nanti akan saya tambahkan pada artikel ini. Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai selesai, semoga bermanfaat buat kamu - kamu yang pengen buka usaha 



0 komentar :

Posting Komentar

# # # # # # # # # #